TETAP BERKARYA DI TENGAH PANDEMI, HUTAMA KARYA SABET PENGHARGAAN PADA BUMN BRAND AWARD 2020

JAKARTA Pandemi COVID-19 membuat banyak industri dan penopang perekonomian negara menghadapai tantangan yang cukup berat, tak terkecuali PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya). Sebagai Badan Usaha Milik Negara, Hutama Karya berperan penting untuk tetap manjalankan mandat pembangunan infrastruktur dari pemerintah sekaligus berkontribusi dalam upaya penanggulangan dampak pandemi ini secara sosial dan ekonomi di level masyarakat.

Kemampuan Hutama Karya untuk tetap eksis dan bertahan meski didera pandemi membuat Lembaga Riset Iconomics bekerjasama dengan RRI menganugerahkan Gold Winner Kategori Brand Strength kepada Hutama Karya berdasarkan pilihan kaum milenial. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Vice President Corporate Communication Hutama Karya Intan Zania yang mewakili perusahaan saat acara Talkshow dan Virtual Awarding BUMN Brand Award 2020 pada Kamis (28/09).

Merespon pengahargaan tersebut, Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan mengungkapkan bahwa dalam menyikapi Era Normal Baru, Hutama Karya telah menyusun strategi agar mampu bertahan dan beradaptasi, baik dari sisi bisnis maupun reputasi. Sejak awal Maret 2020, Hutama Karya mengantisipasi perubahan pola bisnis akibat pandemi dengan mengimplementasikan sistem kerja terdigitalisasi secara menyeluruh di semua unit kerja dan proyek Hutama Karya.

“Kami sudah membangun sistem kerja yang terdigitalisasi dan terintegrasi sebelumnya, seperti sistem absensi online, disposisi online, integrated task management, serta collaborative working platform yang memudahkan karyawan untuk bekerja di manapun dan kapanpun. Pada masa pandemi inilah sistem ini sangat dirasakan manfaatnya untuk memastikan bisnis dan pembangunan infrastruktur tetap berjalan meski tidak dapat berkoordinasi secara fisik,” katanya.

Berkat sistem kerja tersebut, Hutama Karya berhasil mencatatkan pencapaian membanggakan selama masa pandemi ini, salah satunya adalah berhasil menerbitkan Global Bonds senilai US$ 600 juta pada bulan April lalu. Meskipun roadshow dilaksanakan melalui teleconference, Global Bonds yang diterbitkan untuk membiayai pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera tersebut menarik minat para investor dan oversubscribed hingga 6 kali lipat.

Pandemi juga tak menghalangi Hutama Karya untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang telah ditargetkan pemerintah. Meski dengan protokol kesehatan yang ketat, Hutama Karya berhasil merampungkan pembangunan dua ruas Jalan Tol Trans Sumatera yang telah ditunggu-tunggu oleh masyarakat yakni Ruas Sigli – Banda Aceh Seksi 4 sepanjang 13,5 kilometer dan Ruas Pekanbaru – Dumai sepanjang 131 kilometer. Kedua ruas tersebut telah diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 25 Agustus dan 25 September yang lalu. “Bahkan pada peresmian Jalan Tol Ruas Pekanbaru – Dumai kemarin, kami menjadi pionir penyelenggaraan persemian jalan tol oleh Presiden secara virtual yang pertama di Indonesia. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ungkap Fauzan.

Selain dari segi bisnis, Fauzan pun menjelaskan bahwa Hutama Karya juga fokus berkontribusi membantu pemerintah dalam penanggulangan dampak COVID-19 di masyarakat. Ribuan masker, disinfektan, APD, alat kesehatan dan kebutuhan lainnya telah disalurkan kepada beberapa Rumah Sakit di berbagai daerah di Indonesia. “Selain itu, kami juga membuka kesempatan bagi pelaku UMKM yang bisnisnya terdampak karena pandemi ini untuk menjadi mitra binaan kami melalui program UMKM Hunt. Bagi UMKM yang terpilih, akan mendapatkan bantuan modal dan pelatihan dari kami agar bisnisnya tetap berkembang meski pada masa pandemi ini,” imbuhnya.

Transformasi digital, kemampuan beradaptasi dan mempertahankan kinerja serta dampak sosial yang nyata adalah kunci bagi Hutama Karya tetap bertahan dan menjaga reputasinya pada Era Normal Baru. Hal ini menunjukkan komitmen Hutama Karya untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan dan kesejahteraan bangsa.