TANGGAP BENCANA BANJIR BANDANG MASAMBA, HUTAMA KARYA TURUNKAN ALAT BERAT DAN LOGISTIK

LUWU UTARA – Ditengah merebaknya pandemi Covid-19 di Indonesia yang masih terus bertambah angka positifnya, berita duka kembali menyelimuti. Banjir bandang menerjang 6 (enam) kecamatan di kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada Senin malam (13/7). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara menyebut bahwa banjir bandang ini dipicu salah satunya karena hujan dengan intensitas tinggi dua hari sebelum bencana. Debit air hujan mengakibatkan Sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap sehingga terjadi banjir bandang.

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sedang mengerjakan proyek Pembangunan Irigasi, Daerah Irigasi Baliase Kanan 2 Paket 4, langsung menurunkan 20 tim beserta 2 (dua) alat berat excavator untuk membersihkan lumpur-lumpur, dan membuka akses jalan  dan 1 (satu) alat berat excavator kecil yang digunakan untuk pencarian jenazah sesaat setelah kejadian banjir bandang tersebut. 

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan menjelaskan bahwa BUMN memiliki satuan tugas (satgas) bencana di hampir di semua daerah di Indonesia dan Hutama Karya turut aktif dalam satgas bencana ini melalui proyek Hutama Karya yang tersebar di seluruh Indonesia. “Hutama Karya tanggap dengan bencana yang terjadi. Setelah banjir bandang menerjang di Masamba, Manajemen minta agara tim segera turun membantu, dengan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Luwu Utara, TNI dan Polri setempat.” terang Fauzan.

Lebih lanjut Fauzan menjelaskan bahwa selain alat berat, diserahkan pula bantuan berupa sembako dan kebutuhan dasar lainnya ke posko dapur umum di Masamba. “Ada alat berat untuk membersihkan lumpur-lumpur dan pencarian jenazah, dan makanan siap saji, obat-obatan , hingga kebutuhan dasar lain. Kita salurkan melalui posko dapur umum Masamba.” imbuh Fauzan.

Banjir bandang yang terjadi pada senin malam lalu memang langsung menerjang enam kecamatan yang terdampak di Kabupaten Luwu Utara yaitu Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat. Informasi dari tim proyek yang diturunkan sebagai satgas bencana Hutama Karya bahwa banjir ini telah menyebabkan permukiman warga dan fasilitas umum tertutup lumpur banjir sehingga masih banyak warga yang mengungsi dan membutuhkan bantuan seperti air bersih, pakaian layak pakai, susu untuk anak-anak dan juga kain kafan.

Terakhir Fauzan menambahkan bahwa bantuan ini akan terus berlanjut karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan. “Kami masih akan melanjutkan bantuan tahap selanjutnya, masih banyak masyarakat yang mengungsi dan membutuhkan bantuan terutama air bersih dan makanan. Bantuan akan kami berikan bertahap melalui tim CSR dan tim proyek kami di lapangan” tutup Fauzan.

Untuk perihal lain di luar pers dan media silahkan menghubungi email di corcomm@hutamakarya.com