RAIH SERTIFIKASI, HK TOWER USUNG KONSEP GREEN BUILDING YANG RAMAH LINGKUNGAN DAN HEMAT ENERGI

JAKARTA – Mengawali tahun 2021 dengan beberapa perolehan, Kantor Pusat PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) yakni HK Tower telah sah menjadi gedung perkantoran yang ramah lingkungan dan hemat energi dengan mengusung konsep green building. Hal ini menyusul diterbitkannya sertifikat ramah lingkungan peringkat platinum yang diberikan pada 15 Januari 2021 lalu oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) kepada PT HK Realtindo (HKR), anak perusahaan Hutama Karya yang merupakan pengelola HK Tower. Atas diraihnya penghargaan tersebut, HK Tower resmi menjadi Gedung BUMN Konstruksi pertama yang mendapatkan sertifikat Greenship New Building Platinum atau gedung ramah lingkungan dalam kategori yang paling prestisius.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan mengatakan bahwa HK Tower yang telah direnovasi dan dibangun oleh Divisi Gedung Hutama Karya, saat ini memiliki peran penting dalam perkembangan transformasi dan perkembangan bisnis perusahaan kedepan juga sebagai eksistensi Hutama Karya sebagai Indonesia’s Most Valuable Infrastructure Developer. “Dengan menerapkan konsep bangunan hijau, HK Tower berhasil memperoleh penghematan energi sebesar 41% atau 2,275,789,00 kWh/tahun. Selain menghemat energi, manajemen meyakini bahwa konsep green building yang diterapkan di HK Tower akan dapat meningkatkan produktivitas karyawan karena didukung dengan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan nyaman mengingat tantangan perusahaan kedepan semakin besar,” tutur Fauzan.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa  implementasi  kaidah  bangunan  hijau yang  menghemat  energi,  air,  lahan,  material  serta menjaga  kesehatan  udara  dalam  ruangan dan mengelola  lingkungan secara bijak diyakini akan memberikan kontribusi nyata pada keberlanjutan kota. Selain dampak  positif  pada fisik dan lingkungan perkotaan, penerapan bangunan hijau juga membumikan prinsip hemat untuk diterapkan oleh para pemilik, penghuni dan pengguna bangunan yang juga diharapkan dapat memotivasi gedung perkantoran lain untuk mengusung konsep serupa. 

Terletak di kawasan MT Haryono, Gedung perkantoran yang rampung konstruksinya pada tahun 2019 ini dibangun setinggi 17 lantai diatas tanah seluas 6.772 m2 dengan menerapkan konsep desain dan operasionalisasi gedung berbasis hijau yang ramah lingkungan. HK Tower menggunakan teknologi HVAC berupa Chiller Magnetic Bearing, pemanfaatan energi terbarukan dari solar sell serta penerapan resistensi termal kaca melalui OTTV yang sangat efisien, sehingga didapatkan poin untuk kategori EEC 1 – Greenship New Building ver. 1.2 sebesar 14 poin dari total 83 poin yang diperoleh. “Tolok ukurnya menggunakan sertifikasi rating tools Greenship New Building ver. 1.2 dari Green Building Council Indonesia,” tutup Fauzan, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Di HK Tower, siklus sumber daya material, kenyamanan dan kesehatan serta pengelolaan lingkungan gedung, hingga pengelolaan sampah dilakukan secara efisien untuk meningkatkan kenyamanan aktivitas perusahaan sehari-hari, sampai mendukung terbentuknya ekosistem lingkungan yang berkelanjutan. Selain itu, sistem kelistrikan dan konsumsi air juga dikelola secara optimal salah satunya adalah air hujan, serta tidak terdapat limpahan keluar atau zero run off sehingga semua air dikelola untuk penggunaan internal kantor dan sebagian dimasukkan ke dalam reservoir alami tanah berupa sumur-sumur resapan. Hal tersebut menegaskan bahwa tidak ada air yang dibuang percuma dan berpotensi menimbulkan banjir di lingkungan kota. 

___________________________________________________________________________

Sekilas Tentang Hutama Karya

PT Hutama Karya (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang Pengembang Infrastruktur dan Pengelola Jalan Tol yang menyediakan Jasa Konstruksi & EPC, Investasi Jalan Tol, Operasi Dan Pemeliharaan Jalan Tol, Manufaktur serta Pengembangan Properti dan Kawasan. Saat ini perusahaan sedang menyukseskan mandat pemerintah untuk membangun dan mengoperasikan Jalan Tol Trans Sumatera sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Dalam menjalankan visi sebagai Pengembang Infrastruktur Terkemuka Indonesia, Hutama Karya berkolaborasi dengan 3 anak perusahaannya mengoptimalkan inovasi pada setiap aspek bisnisnya agar tetap menjadi bagian penting dalam kemajuan pembangunan Infrastruktur Indonesia. Adapun ketiga anak perusahaan Hutama Karya saat ini adalah PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) di bidang jasa konstruksi, PT Hakaaston (HKA) di bidang manufaktur dan penyedia aspal beton, serta PT Hutama Karya Realtindo (HKR) di bidang pengembang properti.