METHOD (VCM), TEKNOLOGI CANGGIH YANG DIGUNAKAN HK DI TOL TRANS SUMATERA

Pembangunan proyek Jalan Tol Trans Sumatera oleh Hutama Karya sepanjang 2.765 kilometer masih terus dipercepat penggarapannya. Hingga akhir tahun 2019 mendatang diperkirakan sepanjang 365 kilometer jalan bebas hambatan ini sudah terbangun dan beroperasi sehingga dapat dinikmati oleh publik.

Teknologi VCM sudah divalidasi oleh 5 profesor di bidang sipil. Teknologi ini menawarkan banyak kelebihan diantaranya dapat meminimalisir sumber daya dan penggunaan alat berat dan kemudian konsolidasi atau penurunan tanah yang dihasilkan bersifat isotropic sehingga mengurangi resiko ketidakstabilan lereng.

Kelebihan lain yang dimiliki yakni memiliki hambatan yang rendah terhadap evektivitas pekerjaan dan dapat overlap dengan pekerjaan lainnya. Ditambah lagi teknologi ini sangat ramah lingkungan, sebab perbaikan tanah bersifat otomatis tanpa menggunakan bahan- bahan kimia. Bukan tidak mungkin jika metode ini dapat diterapkan lagi untuk kondisi yang serupa. Ditambah lagi dengan sistem VCM ini proses penurutan tanah dapat dilakukan lebih cepat yaitu sekitar 4 bulan jika dibandingkan dengan metode konvensional dengan menerapkan sistem drainase vertikal melalui Perforated Vertical Drain (PVD) yang dapat mencapai satu tahun.