KOMITMEN PERANGI COVID-19, HUTAMA KARYA BAGIKAN RIBUAN APD DAN OPTIMALKAN PERAN GUGUS TUGAS

JAKARTA – Sebagai bentuk kontribusi nyata mengurangi penyebaran COVID-19 di Indonesia, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) melaksanakan serangkaian Program Tanggung Jawab Sosial kepada masyarakat dan tenaga kesehatan. Tercatat hingga hari ini, Hutama Karya telah membagikan sebanyak lebih dari 676 ribu masker medis dan masker kain, 7 ribu lebih Alat Pelindung Diri dan Alat Kesehatan, 144 unit Sarana Cuci Tangan, 17 ribu liter Hand Sanitizer dan Hand Soap, 6 ribu liter cairan disinfektan beserta sprayer, serta ribuan paket sembako. Bantuan disalurkan ke berbagai daerah di sekitar wilayah kerja Hutama Karya antara lain DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Bengkulu, Riau, Jawa Barat, Jawa Timur, dan lain-lain.

Melalui sinergi dengan BUMN lain yakni PT Jasa Marga (Persero) Tbk (Jasa Marga) dan PT Yodya Karya (Persero) (Yodya Karya) serta Satuan Tugas COVID-19 DPR RI, Hutama Karya juga membangun Posko Masak di Kelurahan Kalisa Sari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Posko Masak yang mulai beroperasi sejak bulan Mei lalu ini menyalurkan makanan bagi masyarakat di 4 Kecamatan di Jakarta Timur yaitu Pasar Rebo, Ciracas, Makasar, dan Cipayung yang masing-masing terdiri dari 7-8 Kelurahan.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Muhammad Fauzan mengungkapkan bahwa selain bantuan yang diberikan kepada masyarakat dan tenaga medis, Hutama Karya juga berkomitmen untuk membantu karyawan outsource yang terdampak akibat pandemi COVID-19. Bantuan yang diberikan antara lain adalah perlengkapan kesehatan, sembako, serta sejumlah uang tunai.

Fauzan menjelaskan bahwa program ini merupakan realisasi dari penggalangan dana secara sukarela oleh ribuan karyawan dan pejabat Hutama Karya. “Penggalangan dana sudah kami lalukan dengan sistem autodebet dari gaji setiap bulan selama 3 bulan pada April – Juni 2020 lalu dan hasilnya sudah kami salurkan juga kepada karyawan dan masyarakat sekitar yang membutuhkan,” tuturnya.

Lebih lanjut Fauzan menerangkan bahwa untuk memastikan seluruh karyawan Hutama Karya terhindar dari paparan COVID-19, pihaknya telah menerapkan protokol Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang ketat baik di Kantor Pusat maupun di proyek. “Selain protokol wajib seperti menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan, kami juga menerapkan kebijakan pembagiaan jadwal Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH) dengan persentase 30%-70% setiap harinya,” kata Fauzan.

Karyawan Hutama Karya yang melakukan WFO juga wajib menunjukkan hasil negatif dari Swab Test yang telah difasilitasi oleh perusahaan. Sementara bagi karyawan yang baru saja melakukan perjalanaan dari luar kota, baik dinas maupun urusan pribadi, wajib melaksanakan karantina mandiri selama minimal 7 hari kemudian melakukan Swab Test ulang sebelum mendapatkan izin WFO. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif mengingat terus terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 tanpa gejala di DKI Jakarta, khususnya pada area perkantoran.

Fauzan menambahkan bahwa kebijakan ini juga berlaku bagi tenant dan tamu yang akan memasuki HK Tower. Bagi tenant dan tamu yang tidak bisa menunjukkan hasil Swab Test negatif wajib mengisi formulir dan hanya diperbolehkan untuk berkunjung ke Ground Floor dan Mezanine saja. “Sebisa mungkin kami lakukan pembatasan akses bagi pihak eksternal untuk mengurangi risiko pemaparan kepada karyawan kami serta untuk mempermudah melakukan contact tracing apabila terjadi kasus yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Seluruh program dan kebijakan AKB di Hutama Karya disosialisasikan oleh Tim Covid Ranger yang beranggotakan karyawan milenial sebagai role model bagi karyawan lainnya. Sementara untuk pengawasan implementasi protokol tersebut dilaksanakan oleh Tim Covid Patrol yang terdiri dari karyawan middle manager serta karyawan Divisi QHSSE. “Tim Covid Ranger dan Covid Patrol tersebut tersebar merata, baik di Kantor Pusat maupun proyek, untuk memastikan kebijakan ini dipahami dan dimplementasikan dengan disiplin oleh seluruh karyawan Hutama Karya,” pungkas Fauzan.