Dewan Komisaris

  • Burhanuddin

    Komisaris Utama

  • Muhammad Taufiq

    Komisaris

  • Adityawarman

    Komisaris

  • Musyafak

    Komisaris

  • Achmad Gani Gazali

    Komisaris

Pria kelahiran Cirebon, 17 Juli 1959 ini menjabat Komisaris Utama PT Hutama Karya (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara BUMN No. SK-132/MBU/8/2015 pada tanggal 4 Agustus 2015. Pria yang memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Diponegoro pada tahun 1980 ini memulai karirnya sebagai staf Kejaksaan Tinggi Jambi sejak tahun 1989. Burhanuddin kemudian dipercaya menjabat Kepala Kejaksaaan Negeri B Kejari Bangko pada tahun 1999 hingga tahun 2001. Selanjutnya pada tahun 2002, dirinya sukses meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Indonesia.

Di tahun 2003, dirinya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri A Kejari Cilacap hingga tahun 2004. Burhanuddin setelah itu sukses meraih gelar Doktor di bidang Ilmu Hukum pada tahun 2006. Setahun kemudian, dirinya diamanahi selaku Direktur Eksekusi dan Eksaminasi Kejaksaan Agung RI pada hingga 2008, yang berlanjut sebagai Kejaksaan Tinggi Kejati Maluku Utara pada tahun 2008 hingga tahun 2009. Di tahun 2010, Burhanuddin melanjutkan karirnya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kejati Sulsel hingga tahun 2011. Di tahun 2011 tersebut, dirinya ditunjuk menjadi Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung RI sampai tahun 2014, sebelum akhirnya menjabat selaku Komisaris Utama PT Hutama Karya (Persero) sejak tahun 2015 hingga hari ini.

Pria kelahiran Batang, 14 Mei 1970 ini menjabat Komisaris PT Hutama Karya (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-238/MBU/10/2014 pada tanggal 17 Oktober 2014. Pria yang memperoleh gelar Sarjana di bidang Manajemen Universitas Diponegoro pada tahun 1995 ini malang melintang berkarir di Kementerian BUMN sejak tahun 1996 hingga sekarang.

Taufiq kerap mendapat penugasan di beberapa BUMN seperti di PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sejak tahun 2003 hingga tahun 2009 sebagai Sekretaris Dewan Komisaris, kemudian berlanjut menjadi Sekretaris Dewan Komisaris di PT Djakarta Llyod (Persero) hingga tahun 2013. Di tahun yang sama, dirinya sukses memperoleh gelar Master di bidang ilmu Hukum Ekonomi dari Universitas Indonesia. Taufiq juga pernah ditunjuk selaku Komisaris Utama PT Pabrik Gula Candi Baru (RNI Group) pada tahun 2011 hingga tahun 2013, serta Komisaris Mega Eltra (PIHC Group) hingga tahun 2014, sebelum akhirnya menjabat selaku Komisaris di PT Hutama Karya (Persero) sejak tahun 2015 hingga hari ini.

Pria kelahiran Palembang, 25 Oktober 1955 ini menjabat Komisaris PT Hutama Karya (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara BUMN No. SK-219/MBU/09/2016 pada tanggal 5 September 2016.

Memulai karirnya pada tahun 1983 di PT Jasa Marga (Persero), Adityawarman langsung dipercaya sebagai Kepala Departemen Operasi sejak tahun 1983 hingga tahun 1984. Pada tahun 1988 hingga 1989, dirinya kembali dipercaya mengepalai Bidang Traffic Management dan Peralatan Operasional Tol. Selanjutnya, Adityawarman pernah menjabat selaku Direktur Operasi & Pengembangan Bisnis di PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) dari tahun 2002 hingga tahun 2007. Di tahun 2008, dirinya diamanahi jabatan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Lulusan Teknik Sipil Universitas Diponegoro dan Magister Manajemen Universitas Trisakti ini kemudian ditunjuk menjadi Komisaris PT Hutama Karya (Persero) di tahun 2016 hingga hari ini.

Pria kelahiran Demak, 12 Juli 1959 ini menjabat Komisaris PT Hutama Karya (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara BUMN No. SK-273/MBU/10/2018 pada tanggal 18 Oktober 2018.

Memulai karirnya sebagai Kasubunit Patroli Sat Sabhara Polres Bekasi di tahun 1984, pria lulusan Akademi Polisi tahun 1993 dan PTIK tahun 1997 ini mulai menjabat sebagai Kapolres di Demak pada tahun 2000 yang berlanjut sebagai Kapolres Cirebon pada tahun 2001. Musyafak kemudian dipercaya selaku Kapolres Metro Jakarta Utara di tahun 2006 hingga tahun 2009 sebelum ditunjuk menjadi Kabag Bingadik Dirbindik Lemdiklat sampai tahun 2010. Karirnya berlanjut sebagai Kabag Bingadik RO Bidiklat Lemdikpol selama tiga tahun, dan sebagai Karo Kurikulum Lemdikpol hingga tahun 2014. Di tahun 2015, dirinya menjabat sebagai Wakapolda Jawa Tengah selama satu tahun, yang berturut-turut dilanjutkan sebagai Kapolda Jambi di tahun 2016 serta Kapolda Kalimantan Barat hingga tahun 2017. Di tahun yang sama, Musyafak dipercaya selaku Wakalemdiklat Polri sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Komisaris PT Hutama Karya (Persero) pada tanggal 18 Oktober 2018 lalu hingga hari ini.

Pria kelahiran Bogor, 21 Juni 2961 ini menjabat sebagai Komisaris PT Hutama Karya (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-132/MBU/8/2015 pada tanggal 4 Agustus 2015. Pria yang memperoleh gelar Insinyur Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1985 ini memulai karirnya sebagai Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Pekerjaan umum pada tahun 1986. Di tahun 1991, Gani sukses memperoleh gelar Magister di Bidang Transportasi dari The University of New South Wales, Australia. Karirnya mulai naik ketika dipercaya selaku Kepala Seksi Bimbingan Teknik Jembatan Subdit Bintek Dit Pelbar pada tahun 1992 hingga tahun 1993, dan sebagai Pemimpin Bagpro Penggantian Jembatan Prop. Jambi pada tahun 1994 hingga tahun 1995. Di tahun 1996, Gani ditunjuk sebagai Pemimpin Proyek Rehab/Pemeliharaan Jalan & Jembatan Provinsi Jambi hingga tahun 1998.

Menginjak tahun 2000 hingga tahun 2010, Gani berturut-turut dipercaya selaku Kepala Subdit Transportasi Wilayah Timur Dit. Perkotaan, Kepala Bagian Keuangan, Setditjen Praswil, Kepala Subdit Wilayah I, Dit. Prasarana WIlteng, Ditjen Praswil, Kepala Subdit Wilayah Barat IV, Dit. Jalan & Jembatan Wilbar. Ditjen Bina Marga hingga selaku Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Komisaris PT Hutama Karya (Persero) di tahun 2015 hingga sekarang.