SINERGI HUTAMA KARYA DAN BNN GELAR PELATIHAN LIFE SKILL DI RIAU, EDUKASI MASYARAKAT KAWASAN BEBAS NARKOBA

event27 November 2019

PEKANBARU– Demi menciptakan budaya bebas narkoba di Provinsi Riau, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau menggelar kegiatan pelatihan keterampilan bertajuk “Life Skill Training” kepada masyarakat di Kampung Dalam, Pekanbaru – Riau.

Digelar selama 5 hari penuh, kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala BNN Provinsi (BNNP) Riau, Untung Subagyo pada Senin (25/11) dan dihadiri pula oleh Manajer Senior PBKL & CSR Hutama Karya, Izzan Zubair; perwakilan dari PNM dan PTPN V; perwakilan Pemda Provinsi Riau; perwakilan Pemkot Pekanbaru; Direktur Reserse Narkoba Polda Riau; Perwakilan Lanud TNI; perwakilan Korem Riau; serta seluruh ketua RT dan RW Kampung Dalam.

Dalam sambutannya, kepala BNNP Riau mendukung penuh kegiatan yang merupakan Sinergi BUMN dan BNN. Hal ini seiring dengan tingkat penyebaran narkoba di Riau sudah masuk kedalam 7 besar daerah rawan narkoba di Indonesia dengan tingkat penyebaran sebesar 1,57%. Pendekatan secara konvensional dan ofensif bukan lagi cara yang tepat untuk mengedukasi masayarakat untuk menjauhi narkoba.

"Upaya pencegahan penggunaan narkoba tidak hanya dengan represif seperti penangkapan saja, tapi sudah harus mulai dengan memberikan pemberdayaan kepada komuniti pengguna narkoba. Demand reduction dan supplier reduction, penggunaan narkoba tidak akan terlepas dari hal tersebut walaupun sudah berbagai upaya penanggulangan narkotika yang dilakukan. Sudah banyak produk yang dihasilkan dari pelatihan selama ini yang diberikan kepada warga Kampung Dalam. Namun tidak tau cara memasarkan, maka diperlukan sinergi dari berbagai pihak untuk sama-sama mencegah penggunaan narkoba kepada masyarakat. jika kita melarang, maka kita harus memberikan solusinya," ujar kepala BNNP Riau di sela sela sambutannya.

Manajer Senior PKBL & CSR Hutama Karya, menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN) sebagai bentuk upaya nyata dari BUMN yang disinergikan dengan BNN melalui pemberdayaan dan pelatihan kepada masyarakat berupa life skill agar bisa memperoleh sumber rezeki yang halal dan dapat merubah stigma negatif dari kampung tersebut.

“Kami siap mendukung penuh segala sesuatu yang dibutuhkan dalam pelatihan peningkatan kompetensi ini. Kami dengar selama ini tingkat kesejahteraan warga Kampung Dalam ini masih cukup rendah hingga akhirnya banyak yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Nah disini kami coba masuk untuk pelan-pelan bersinergi dengan pemprov setempat mengedukasi dan memberikan pelatihan yang nyata,” ungkap Izzan.

Lebih lanjut Izzan menerangkan bahwa Hutama Karya memastikan bahwa tidak hanya memberikan pelatihan saja, namun Hutama Karya melalaui CSR-nya juga akan melakukan fungsi monitoring atas hasil dari pelatihan yang telah diberikan kepada warga Kampung Dalam.

“Akan kami monitor perkembangannya. Apalagi kami juga punya proyek Tol Pekanbaru-Dumai jadi tentu akan lebih memudahkan proses monitoringnya. Intinya disini kita ingin menunjukkan bahwa Hutama Karya tidak hanya membangun infrastruktur saja, namun ikut membangun kapasitas SDM di sekitar proyeknya, salah satunya dengan membangun mental positif masyarakat,” tutur Izzan melanjutkan.

Program pelatihan keterampilan Sinergi BUMN dan BNNP Riau yang diselenggarakan selama 5 hari sejak 25 s/d 29 November 2019 diisi dengan berbagai kegiatan pelatihan yang menarik dan dapat diimplementasikan secara langsung oleh para peserta yakni meliputi pelatihan barista, pelatihan handycraft, dan pelatihan sablon. Ketiga jenis pelatihan tersebut dipilih lantaran sedang menjadi usaha yang digemari oleh pelaku industri dan memiliki pangsa pasar yang cukup menjanjikan.

Dalam kegiatan ini Hutama Karya turut memberikan bantuan senilai 344 juta rupiah untuk mensukseskan pelatihan tersebut. Hingga hari ini, Hutama Karya tengah membangun 469,5km Jalan Tol Trans Sumatera, dengan 179 km Jalan Tol Trans Sumatera yang sudah beroperasi penuh yakni ruas BakauheniTerbanggi besar sepanjang 140km, ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189km, ruas Medan-Binjai sepanjang 17km, dan ruas Palembang-Indralaya sepanjang 22km. Sedangkan progress tol yang sudah terbangun namun belum beroperasi adalah ruas Sigli-Banda Aceh sepanjang 14km, dan ruas Pekanbaru-Dumai sepanjang 87,5km.

 

Media Inquiry:

Intan Zania

Phone: 0218103708 ext. 504

Email : Intan.Zania@hutamakarya.com

 

Untuk perihal lain di luar pers dan media silahkan menghubungi email di corcomm@hutamakarya.com