DITINJAU MENTERI PUPR DAN MENTERI PERHUBUNGAN, HK PASTIKAN JALAN TOL TERBANGGI BESAR – PEMATANG PANGGANG – KAYU AGUNG SIAP DILALUI UNTUK MUDIK LEBARAN 2019

event13 May 2019

LAMPUNG – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan ke Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang yang dikelola oleh PT Hutama Karya (Persero) (HK) pada Sabtu lalu (11/5). Peninjauan ini dilakukan bersama Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Bagus Puruhito dan Kepala Korps Satuan Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Refdi Andri. Turut mendampingi pula Direktur Jenderal Bina Marga Sugiyartanto, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XIX Lampung Muhammad Insal U dan Kepala Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol HK J. Aries Dewantoro.

Tujuan kunjungan ini adalah untuk meninjau progres pembangunan dan kesiapan Jalan Tol Ruas Terbanggi Besar – Kayu Agung milik HK serta Ruas Kayu Agung – Palembang milik Waskita Toll Road yang akan dibuka secara fungsional pada masa mudik Lebaran 2019 mendatang sebagai alternatif jalan nasional. “Saat ini progres pekerjaan konstruksi dari Terbanggi Besar hingga Kayu Agung sudah lebih dari 90% sehingga sudah siap difungsionalkan dengan kondisi seluruhnya perkerasan beton/rigid pavement. Hanya tinggal rambu, lampu jalan dan Tempat Istirahat Sementara (TIS) yang perlu ditambahkan," ungkap Menteri Basuki di sela kunjungannya.

Ia pun menjelaskan bahwa dengan berfungsinya ruas Terbanggi Besar – Kayu Agung dan Kayu Agung – Palembang, artinya Jalan Tol yang menghubungkan Lampung dan Palembang sepanjang kurang lebih 366 km sudah siap untuk dilalui oleh para pemudik. Jalur tersebut terdiri dari Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar yang telah beroperasi penuh sepanjang 140 km serta 3 ruas yang masih fungsional yaitu Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang sepanjang 99 km, Ruas Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 87 km dan Ruas Kayu Agung – Palembang sepanjang 40 km.

Sementara itu, demi menjamin kenyamanan perjalanan pemudik yang melalui Jalan Tol Lampung – Palembang, Menteri Budi Karya Sumadi menghimbau pentingnya ketersediaan bahan bakar, toilet dan makanan di setiap Tempat Istirahat/Rest Area, khususunya yang berada di KM 33, 87, 116, 163, 172, 208, 215, 234, dan 285. "Jalan tol ini sejajar dengan jalan nasional, jadi ini juga bisa dikolaborasikan untuk memastikan ketersediaan makanan, BBM dan sebagainya lewat koordinasi dengan petugas di lapangan," kata Budi. Untuk memastikan kesiapan jalur mudik tersebut, Kepala Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol HK, J. Aries Dewantoro menjelaskan bahwa pihaknya telah memersiapkan 12 Tempat Istirahat/Rest Area dengan fasilitas berupa musholla, toilet dan SPBU modular dari Bakauheni hingga Kayu Agung. Selain itu, beberapa titik top up uang elektronik juga telah disiapkan mengingat transaksi di ruas Bakauheni – Terbanggi Besar telah sepenuhnya menggunakan uang eletronik/non-tunai. “Demi kenyamanan, keamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik, HK juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat terkait rencana rekayasa lalu lintas antara lain pengalihan arus lalu lintas, penggunaan jalur fungsional, pemberhentian aktivitas proyek sementara, pembatasan operasional angkutan barang serta pemberlakuan contraflow bila diperlukan dan atas perintah dari kepolisian,” imbuh Aries.