Aktivitas PKBL Hutama Karya

Peduli Terhadap Lingkungan Hidup, Hutama Karya Bangun Terowongan Khusus Gajah Di Tol Trans Sumatra

event13 September 2019

Pekanbaru (13/9) – Pembangunan ruas prioritas Jalan tol Trans Sumatera terus dikebut oleh PT Hutama Karya (Persero). Akhir tahun ini, ruas tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 185km dan ruas tol pertama di Riau yaitu ruas Pekanbaru – Dumai sepanjang 131km diperkirakan akan segera rampung dan beroperasi.

Ada sisi lain yang menarik dari pembangunan jalan tol trans sumatera ini. Beberapa daerah ruas tol trans sumatera yang sedang dibangun merupakan habitat gajah tepatnya di ruas tol Pekanbaru – Dumai dan ruas tol Sigli – Banda Aceh.

Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Muhammad Fauzan menyatakan bahwa HK menaruh perhatian cukup penting pada tetap terselamatkannya habitat gajah meski ada jalan tol nanti sehingga konstruksi ruas tol tidak hanya dialokasikan bagi pengguna kendaraan roda empat melainkan juga terdapat perlintasan gajah berbentuk underpass. “Kami sangat memperhatikan kebelangsungan ekosistem di sekitar proyek tol yang sedang kami bangun salah satunya adalah habitat dari gajah. Saat ini kami sudah membangun perlintasan gajah yang ada di ruas tol Pekanbaru- Dumai. Sedangkan untuk di ruas tol Sigli-Banda Aceh masih dalam proses desain” tutur Fauzan dalam keterangan tertulis.

Untuk ruas tol Sigli – Banda Aceh underpass perlintasan gajah ini akan dibangun di seksi 1 yaitu antara Lembah Seulawah dan Padang Tiji dikarenakan banyak gajah liar yang masih melintas. Sedangkan di ruas tol Pekanbaru – Dumai underpass perlintasan gajah di ruas ini akan terbagi menjadi 6 perlintasan yaitu yang pertama berada di Sungai Tekuana lokasinya di seksi 2 dan tidak jauh dari Pusat Latihan Gajah Minas di Kabupaten Siak. Di kawasan itu terdapat sedikitnya 13 gajah sumatera liar. Sedangkan ima perlintasan lainnya berada di Seksi 4, dekat dengan Suaka Margasatwa Balai Raja. Diperkirakan underpass tol Trans Sumatera dapat dilintasi hingga seratus ekor gajah. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Pareskit pun turut mendukung penuh pembangunan underpass Gajadh di tol Pekanbaru – Dumai.

Gajah merupakan salah satu kekayaan dalam Sumatera Biodiversity. Kami akan buat terowongan khusus untuk mereka melintas," papar Danang dalam sesi diskusi di Kementrian PUPR, Jakarta, Senin (4/3/2019).

Pembangunan underpass khusus untuk gajah dilakukan HK agar mamalia bergading tersebut dapat tetap bebas berkeliaran dan melintas di habitatnya, namun tidak mengganggu pengguna jalan tol. Hal ini menyusul dalam berlangsungnya pembangunan proyek, pekerja HK di lapangan beberapa kali melihat gajah sumatera liar secara langsung maupun jejak-jejaknya di lokasi pembangunan perlintasan gajah. Jalur itu kemudian ditandai dan akan didesain khusus sesuai dengan habitat alaminya, agar gajah tak asing dengan rumahnya.

Disamping itu, untuk semakin meyakinkan gajah yang melintas di jalur perlitasan gajah, HK juga mengembangkan konsep asli lingkungannya dengan menanam beberapa tanaman di sepanjang terowongan. Untuk dapat diketahui, saat ini proses pembangunan Underpass Gajah ini sudah memasuki tahap konstruksi dengan progress pembangunan yang sudah mencapai hampir 50%.