Berita Perusahaan

PRESIDEN RESMIKAN MRT PERTAMA MILIK INDONESIA, HUTAMA KARYA BANGGA TURUT TERLIBAT DALAM PEMBANGUNANNYA

event25 March 2019

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta pada hari Minggu (8/3) yang mengambil lokasi di area Stasiun Bunderan Hotel Indonesia, salah satu Stasiun MRT baru garapan PT Hutama Karya (Persero). Diresmikannya MRT ini menjadi sejarah kemajuan moda transportasi publik bagi bangsa Indonesia khususnya di ibukota.

Dalam kesempatan ini, tampak hadir mendampingi Presiden yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Selain dihadiri oleh jajaran pejabat terkait, tampak hadir sejumlah influencer yang merupakan artis ibukota turut memadati lokasi peresmian.

Tak ketinggalan, turut hadir jajaran pejabat HK dalam prosesi peresmian sebagai pihak kontraktor yang ikut terlibat pada pembangunan MRT Jakarta, diantaranya Direktur Operasi 3 Hutama Karya Sugeng Rochadi, Kepala Divisi Gedung Hutama Karya Purnomo, serta DPM SMCCHK JO Noora Zaintarana.

Pada peresmian yang ditandai dengan pemencetan tombol, Presiden Jokowi menyatakan bahwa Indonesia telah perlahan-lahan mensejajarkan diri dengan negara maju lainnya, dimulai dari fasilitas transportasi publik yang lengkap dan memadai.

"Hari ini akan kita resmikan MRT Jakarta fase pertama koridor Selatan – Utara sejauh 15,7 kilometer yang menghubungkan Bunderan HI hingga Lebak Bulus dimana terdiri dari 7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah. Dengan mengucapkan Bismillahirahmanirrahim saya resmikan MRT Jakarta rute Bunderan HI – Lebak Bulis,” ungkap Presiden Jokowi.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga menyampaikan rasa bangganya atas beroperasinya MRT pertama di Indonesia. “Pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia memiliki MRT pertamanya yang dapat memudahkan masyarakat beralih menggunakan layanan transportasi umum. Dengan adanya MRT maka dapat mencerminkan suatu kemajuan yang luar biasa bagi bangsa Indonesia untuk dapat sejajar dan tidak kalah dengan negara maju lainnya seperti di Singapura, Jepang, atau bahkan negara-negara di Eropa. Kami akan terus memperluas jaringan MRT ini di pembangunan fase selanjutnya,” ungkap Presiden Jokowi.

Seperti diketahui PT Hutama Karya (Persero) memiliki andil yang cukup besar dalam pembangunan MRT pertama yang menjadi catatan sejarah di Indonesia ini dalam paket pekerjaan bertajuk MRT Project CP 106. Direktur Operasi 3 HK, Sugeng Rochadi menjelaskan bahwa pembangunan dapat terealisasi berkat sinergi dengan perusahaan konstruksi asal jepang, Sumitomo Mitsui Construction Co., Ltd selaku project leader SMCCHK JO. “Jadi dalam proyek yang telah dimulai sejak tahun 2013 ini, HK turut membangun stasiun penting yaitu Stasiun MRT Bunderan HI dan Stasiun MRT Dukuh Atas. Selain itu HK juga mengerjakan beberapa pekerjaan lainnya seperti terowongan kereta dan persilangan rel kereta di Bunderan HI,” paparnya. Ia juga menambahkan bahwa untuk terowongan kereta sendiri HK bersama Sumitoto Mitsui Construction Co. Ltd membangun 2 terowongan yaitu terowongan Bunderan HI – Dukuh Atas sepanjang 683m dan terowongan Dukuh Atas – Setiabudi sepanjang 719m. “Ya terowongan bawah tanah yang kami bangun bersama ini cukup kokoh karena di-supply dengan bahan baku yang berkualitas serta supervisi yang cukup ketat dalam setiap proses pekerjaannya,” terang Sugeng menjelaskan. “Tak lupa kami juga berharap dengan diresmikannya MRT ini, akan membawa dampak positif terutama pada kesadaran masyarakat dalam menggunakan dan memanfaatkan fasilitas transportasi publik yang dapat berdampak pada berkurangnya kemacetan di Ibukota serta meningkatnya pola hidup sehat bagi mereka,” imbuhnya