image


PROGRAM SISWA MENGENAL NUSANTARA

Hutama Karya melaksanakan kegiatan bertajuk "Siswa Mengenal Nusantara" yang secara resmi dimulai pada pada hari Jum'at (05/08). Acara yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN ini merupakan program pertukaran pelajar antar provinsi yang diselenggarakan di seluruh wilayah di Indonesia. Hutama Karya bersama-sama dengan PT. Pupuk Indonesia (Persero) dan PT. Pupuk Kaltim ditunjuk oleh Kementerian BUMN sebagai penanggung-jawab sekaligus pelaksana kegiatan di wilayah Kalimantan Timur.
Siswa Mengenal Nusantara merupakan salah satu dari program BUMN Hadir Untuk Negeri yang bertujuan untuk mengembangkan pemahaman kenusantaraan sekaligus membangun kapasitas nasional melalui generasi muda penerus bangsa. Harapannya, program Siswa Mengenal Nusantara ini dapat memahami perbedaan sebagai sebuah kekayaan bangsa yang wajib disyukuri. Selain itu, para siswa diharapkan dapat menyadari bahwa keaneka-ragaman ini harus dikelola dengan baik agar menjadi salah satu sumber kekuatan bangsa dalam bersaing di ranah global bersama bangsa-bangsa lain. Akhirnya, program Siswa Mengenal Nusantara ini juga didesain untuk memberikan wawasan kebangsaan sekaligus menumbuhkan kebanggaan dan kepercayaan-diri para siswa yang merupakan calon-calon pemimpin Indonesia di masa mendatang.

Di Kalimantan Timur, tepatnya pada hari Sabtu (06/08) Hutama Karya bersama PT. Pupuk Indonesia (Persero) dan PT. Pupuk Kaltim memberangkatkan 20 siswa dan siswi yang berasal dari berbagai daerah seperti Bontang, Tenggarong, Paser dan Samarinda. Siswa dan siswi ini diterima di Banten yang mengikuti serangkaian kegiatan pengenalan wawasan nusantara di berbagai tempat di Banten.

Sebagai gantinya, Provinsi Kalimantan Timur akan menerima 20 siswa dan siswi yang berasal dari Banten untuk menerima serangkaian kegiatan pengenalan wawasan nusantara di berbagai tempat di Kalimantan Timur. Hari ini (08/08), 20 siswa dan siswi dari Banten resmi diterima oleh Pemprov Kaltim bersama dengan Hutama Karya, Pupuk Indonesia, dan Pupuk Kaltim. Seperti yang dilansir oleh Antara, rencananya selama sepekan berada di Kaltim, rombongan pelajar Banten dijadwalkan mengunjungi Museum Mulawarman di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Desa Adat Dayak Pampang di Kota Samarinda, objek wisata penangkaran buaya di Teritip, Balikpapan, dan kawasan wisata alam tempat konservasi beruang madu (binatang khas Kaltim) serta orangutan. Selain itu, para siswa dan sisi ini juga belajar seni tari dan budaya khas Kaltim, mengunjungi sentra perajin usaha kecil menengah (UKM), meninjau pabrik PKT, dan sejumlah tempat bersejarah lainnya.

Posted in CSR, berita-perusahaan on Aug 17, 2016