logo
Loading

Misi Baru HK

04 November 2016

Jakarta (22/09) - PT Hutama Karya (Persero) atau HK memiliki visi baru untuk menjadi pengembang infrastruktur terkemuka di Indonesia pada 2030. Untuk itu dalam rangka mewujudkan visi ini, perseroan telah menetapkan tiga misi baru. Salah satunya menyukseskan mandat pemerintah untuk membangun dan mengoperasikan Jalan Tol Trans Sumatera.

Di samping itu, HK juga akan mengembangkan multibisnis berbasis infrastruktur melalui usaha investasi, jasa, konstruksi, dan manufaktur yang mampu memberikan nilai tambah premium pada korporasi, serta mempercepat pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Perseroan juga memiliki misi baru untuk membangun kapasitas dan kapabilitas korporasi yang berkesinambungan melalui pemantapan human capital dan peningkatan financial capital.

Melalui Peraturan Presiden Nomor 100/2014, HK resmi mendapatkan mandat untuk mengembangkan Jalan Tol Trans Sumatera sebanyak empat ruas. Perpres tersebut kemudian direvisi ke dalam Peraturan Presiden Nomor 117/2015 dengan mandat baru bagi HK, yaitu mengembangkan keseluruhan 24 ruas dengan delapan ruas prioritas yang ditargetkan selesai pada tahun 2019. Empat ruas yang tercantum dalam Perpres 100/2014 termasuk di dalam delapan ruas prioritas ini. Delapan ruas prioritas ini adalah sebagai berikut :

Ruas Medan – Binjai

Ruas Palembang – Simpang Indralaya

Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar

Ruas Pekanbaru – Dumai

Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang

Ruas Pematang Panggan – Kayu Agung

Ruas Palembang – Tanjung Api-Api

Ruas Kisaran – Tebing Tinggi

Sementara itu, sesuai surat dari Menteri PUPERA No. KU.06.01-Mn/789 pada tanggal 23 Agustus 2016, HK kembali ditugaskan untuk mengembangkan tiga ruas baru, yaitu ruas Banda Aceh-Medan, ruas Padang-Pekanbaru, dan ruas Tebing Tinggi-Prapat.

Dalam rangka percepatan proyek Trans-Sumatera, Peraturan Presiden juga menyatakan bahwa pemerintah akan menyediakan dukungan fiskal penuh bagi HK. Dukungan fiskal berupa penanaman modal, penerbitan sekuritas, pinjaman atau hutang, maupun instrumen finansial lain yang mendapat jaminan penuh dari pemerintah.

Adapun manfaat dari Jalan Tol Trans Sumatera, yakni manfaat moneter untuk sejumlah pengguna dan non-pengguna (individu dan bisnis) dalam koridor Sumatera maupun secara nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja.

Selain itu Trans-Sumatera juga diyakini dapat meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan negara dalam bentuk pajak, mempermudah pengembangan pembangunan daerah sekitar serta meningkatkan nilai properti dan potensi pengembangan perumahan.

Sampai saat ini, progres konstruksi di Ruas Medan-Binjai mencapai 33,686%. Pekerjaan yang sedang dilaksanakan di antaranya pekerjaan tanah, drainase, pagar, struktur simpang susun, struktur overpass, rigid & lean concrete, barrier, solid sodding, dan pekerjaan gerbang tol.

Di ruas Palembang – Simpang Indralaya, progres konstruksi telah mencapai 34,729%, di mana pekerjaan yang sedang dilaksanakan meliputi land clearing, timbunan jalan kerja, pemasangan geotextile woven, hampar pasir badan jalan, pekerjaan PVD & PHD, konsolidasi metode vacuum, pekerjaan subgrade, pekerjaan base B, tiang pancang, stressing girder, erection girder, pengerjaan barrier, dan pengaspalan.

Untuk ruas Bakauheni-Terbanggi Besar progress konstruksi yang telah tercapai adalah 12,237%. Pekerjaan yang kini tengah dilaksanakan di antaranya land clearing, blasting, pekerjaan tanah, pekerjaan struktur interchange, pekerjaan struktur overpass, box culvert, rigit pavement & lean concrete.

Untuk ruas Pekanbaru – Dumai, pekerjaan kini tengah ada dalam tahap perencanaan dan persiapan sekaligus menanti progress pembebasan tanah yang sudah mencapai 27,8 km.

Sementara itu, Perseroan mencanangkan kenaikan cukup pesat dalam hal pendapatan usaha di akhir tahun 2016 mencapai 11 Triliun dari perolehan pendapatan usaha di tahun 2015 sebesar 6 Triliun. Di tahun 2017, HK menetapkan target pendapatan di angka 18,7 Triliun. Untuk perolehan laba bersih, HK mentargetkan laba bersih sebesar Rp. 301 Miliar di akhir tahun 2016 dari perolehan laba bersih di tahun sebelumnya sebesar Rp. 251 Miliar. Pada tahun 2017, perseoran menetapkan target laba bersih di angka Rp. 1.144 Triliun. Untuk kinerja aset, perseroan menetapkan target sebesar Rp. 22 Triliun di akhir tahun 2016 di mana di tahun sebelumnya, aset sebesar Rp. 12,3 T. Di tahun 2017, HK menetapkan pertumbuhan aset perusahaan di angka Rp. 33 Triliun.

 

2016. HUTAMA KARYA © copyrights